Sabtu, 16 April 2016

Pengobatan Penyakit Alzheimer

Pengobatan Penyakit Alzheimer


Pengobatan Penyakit Alzheimer

Cara penanganan Penyakit Alzheimer yang ada saat ini hanya bertujuan untuk meredakan gejala, memperlambat perkembangan penyakit, serta membuat penderita dapat hidup semandiri mungkin.
Jenis obat-obatan yang biasanya diresepkan oleh dokter untuk penyakit Alzheimer, biasanya obat yang mampu meredakan gejala demensia dengan cara meningkatkan kadar dan aktivitas kimia di dalam otak. Beberapa obat yang direkomendasikan dokter biasanya ada efek samping.
Selain melalui obat-obatan, pengobatan psikologis juga dapat diterapkan untuk menangani penyakit Alzheimer.
  • Stimulasi kognitif. Metode ini bertujuan meningkatkan daya ingat, kemampuan berkomunikasi, serta kemampuan dalam memecahkan masalah.
  • Terapi relaksasi dan terapi perilaku kognitif. Metode ini bertujuan mengurangi halusinasi, delusi, agitasi, kecemasan, depresi yang dialami oleh penderita Alzheimer.
Penurunan kognitif pada penderita penyakit Alzheimer tidak hanya dapat diperlambat dengan obat-obatan atau pun terapi psikologis, namun juga sebaiknya dikombinasikan dengan penerapan pola hidup sehat di rumah agar hasilnya lebih maksimal. Seperti rutin berolahraga, mengonsumsi makanan sehat yang rendah lemak, serta kaya serat dan omega-3, lebih sering bersosialisasi, melakukan kegiatan yang dapat menstimulasi pikiran seperti mengisi teka-teki silang atau membaca buku.
Untuk menjaga dan mengobati penyakit alzheimer secara herbal kini hadir obat penyakit alzheimer Amazon Berries dan K-Muricata.
Amazon Berries terdiri dari 6 buah pilihan yang memiliki kadar ANTIOXIDANT tinggi yang berperan penting untuk metabolisme tubuh yang terdiri dari : Acerola, Guarana, Acai Berry, Grape ( Anggur ), Xanthone ( Kulit Manggis ), dan Black Plum.

K-Muricata adalah teh herbal yang diramu secara khusus dengan perpaduan antara Keladi Tikus dengan Daun Sirsak ( Annona Muricata L ). Yang terbukti secara ilmiah memiliki senyawa fitokimia yang sering disebut dengan Acetogenins terbukti mampu membunuh sel sel kanker tanpa merusak sel sel sehat pada tubuh yang lainnya.

Untuk mendapatkan produk    Obat Herbal Penyakit Alzheimer


  1. manfaat dan khasiat obat herbal amazon-berries
  2. obat herbal alami penyakit saraf dan obat herball alami|
  3. 16 tahun menderita ostreoarthritis
  4. obat herbal-penyakit-thyroid alami|
  5. gejala-penyakit-alzheimer-dan pengobatan herbal alami|
  6. obat herbal penyakit komplikasi alami

Tanda dan Gejala Penyakit Alzheimer

Tanda dan Gejala Penyakit Alzheimer

Gejala Penyakit Alzheimer dan Pengobatannya – Penyakit Alzheimer adalah jenis demensia paling umum yang awalnya ditandai oleh melemahnya daya ingat, hingga gangguan otak dalam melakukan perencanaan, penalaran, persepsi, dan berbahasa. Pada penderita Alzheimer, gejala berkembang secara perlahan-lahan seiring waktu. Misalnya yang diawali dengan sebatas lupa soal isi percakapan yang baru saja dibincangkan atau lupa dengan nama obyek dan tempat, bisa berkembang menjadi disorientasi dan perubahan perilaku. Perubahan perilaku dalam hal ini seperti menjadi agresif, penuntut, dan mudah curiga terhadap orang lain. Bahkan jika penyakit Alzheimer sudah mencapai tingkat parah, penderita dapat mengalami halusinasi, masalah dalam berbicara dan berbahasa, serta tidak mampu melakukan aktivitas tanpa dibantu orang lain.

Meski penyebab pasti penyakit ini belum diketahui, para ahli percaya bahwa penyakit Alzheimer pada umumnya terjadi akibat meningkatnya produksi protein dan khususnya penumpukan protein beta-amyloid di dalam otak yang menyebabkan kematian sel saraf.

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit Alzheimer, di antaranya adalah pertambahan usia, cidera parah di kepala, riwayat kesehatan keluarga atau genetika, dan gaya hidup.

Penyakit Alzheimer rentan diidap oleh orang-orang yang telah berusia di atas 65 tahun dan sebanyak 16 persen diidap oleh mereka yang usianya di atas 80 tahun.

Meski begitu, penyakit yang menjangkiti lebih banyak wanita ketimbang laki-laki ini juga dapat dialami oleh orang-orang yang berusia antara 40 hingga 65 tahun. Diperkirakan sebanyak 5 persen penderita Alzheimer terjadi pada kisaran usia tersebut. Apakah yang menjadi tanda gejala penyakit alzheimer ini..

10 Gejala Penyakit Alzheimer

Waspadai jika anggota keluarga Anda menunjukkan gejala penyakit alzheimer seperti berikut, segera konsultasikan kepada dokter.

1. Gangguan daya ingat

Sering lupa akan kejadian yang baru saja terjadi, lupa janji, menanyakan dan menceritakan hal yang sama berulang kali, lupa tempat parkir di mana (dalam frekuensi tinggi).

2. Sulit fokus
Sulit melakukan aktivitas, pekerjaan sehari-hari, lupa cara memasak, mengoperasikan telepon, ponsel, tidak dapat melakukan perhitungan sederhana, bekerja dengan waktu yang lebih lama dari biasanya.

3. Sulit melakukan kegiatan yang familiar

Seringkali sulit untuk merencanakan atau menyelesaikan tuga sehari-hari, bingung cara mengemudi, sulit mengatur keuangan.

4. Disorientasi
Bingung akan waktu (hari/tanggal/hari penting), bingung di mana mereka berada dan bagaimana mereka sampai di sana, tidak tahu jalan pulang kembali ke rumah.

5. Kesulitan memahami visuospasial
Sulit untuk membaca, mengukur jarak, menentukan jarak, membedakan warna, tidak mengenali wajah sendiri di cermin, menabrak cermin saat berjalan, menuangkan air di gelas namun tumpah dan tidak tepat menuangkannya.

6. Gangguan berkomunikasi

Kesulitan berbicara dan mencari kata yang tepat, seringkali berhenti di tengah percakapan dan bingung untuk melanjutkannya.

7. Menaruh barang tidak pada tempatnya
Lupa di mana meletakkan sesuatu, bahkan kadang curiga ada yang mencuri atau menyembunyikan barang tersebut.

8. Salah membuat keputusan

Berpakaian tidak serasi, misalnya memakai kaos kaki kiri berwarna merah, kaos kaki kanan berwarna biru, tidak dapat memperhitungkan pembayaran dalam bertransaksi dan tidak dapat merawat diri dengan baik.

9. Menarik diri dari pergaulan
Tidak memiliki semangat ataupun inisiatif untuk melakukan aktivitas atau hobi yang biasa dinikmati, tidak terlalu semangat untuk berkumpul dengan teman-temannya.

10. Perubahan perilaku dan kepribadian
Emosi berubah secara drastis, menjadi bingung, curiga, depresi, takut atau tergantung yang berlebihan pada anggota keluarga, mudah kecewa dan putus asa baik di rumah maupun dalam pekerjaan.

Baca juga lainnya:


  1. manfaat-dan-khasiat-amazon-berries
  2. macam-macam-penyakit-saraf-dan-obatnya
  3. 16-tahun-menderita-ostreoarthritis
  4. obat-penyakit-thyroid
  5. gejala-penyakit-alzheimer-dan-pengobatannya
  6. obat-penyakit-komplikasi-alami

Rabu, 13 April 2016

Pencegahan dan pengobatan penyakit diabetes melitus

 Membicarakan masalah bahaya penyakit diabetes dan pencegahannya, memang akan membutuhkan waktu yang cukup banyak. Mengingat bahwa penyakit diabetes memiliki banyak faktor, yang memicunya untuk bisa muncul di tubuh seseorang.
Diabetes merupakan penyakit yang membunuh penderitanya, sehingga termasuk ke dalam penyakit yang berbahaya. Banyak penderita penyakit diabetes yang terlambat melakukan pengobatan, karena keterlambatan mengetahui munculnya penyakit ini.
Ada banyak tanda-tanda awal penyakit diabetes, yang tidak merujuk pada gangguan kesehatan yang parah. Membantu Anda memahami penyakit diabetes dan cara pencegahannya yang tepat, menjauhkan Anda dari penyakit ini.
1 | Mati rasa
Pada banyak kasus diabetes yang menimpa sebagian orang, hampir seluruhnya mengalami gejala berupa mati rasa. Adapun bagian tubuh yang sering merasakan mati rasa (kebas) atau kesemutan adalah tangan, kaki, beserta jari-jemarinya. Peringatan awal diabetes ini terjadi karena peningkatan kadar gula darah, membuat serabut saraf mengalami kerusakan.
2 | Lebih sering buang air kecil
Penderita diabetes sering mengatakan dirinya mengalami peningkatan dorongan ingin buang air kecil. Jika sewaktu-waktu Anda mengalami hal serupa, coba konsultasikan sedini mungkin pada dokter agar mendapatkan perawatan lebih cepat dan terkontrol.
3 | Berat badan berkurang
Menjadi kabar baik bagi orang yang bermasalah dengan kegemukan maupun obesitas. Tetapi, melihat faktor pemicu turunnya berat badan adalah karena diabetes, tentu membuat Anda semakin khawatir. Terjadinya penurunan berat badan ini memang berhubungan erat pada penderita, sebab tubuh tidak mampu menyerap glukosa (sumber energi tubuh) dengan benar.
4 | Nafsu makan meningkat
Bertambahnya rasa ingin makan bisa menjadi tanda lain dari diabetes. Rasa lapar ini tidak bisa dikendalikan, sebab sinyal lapar yang dikirim oleh tubuh ini harus dipenuhi keinginannya agar semua sel menjadi berfungsi dengan baik karena mendapatkan asupan glukosa yang lebih banyak.
Rasa lapar tersebut bukan karena sel-sel di dalam tubuh tidak mendapatkan asupan glukosa dari makanan, melainkan karena makanan yang sudah ditelan tidak apat masuk ke dalam sel untuk dipakai dalam proses metabolisme, sehingga timbul lah respon tubuh seperti lapar.
5 | Penglihatan mulai kabur atau buram
Masalah seperti ini seringkali menjadi keluhan umum penderita diabetes tipe 2. Penglihatan menjadi kabur atau buram atau tidak jelas seperti biasanya, terjadi akibat kadar glukosa melonjak naik, sehingga merusak pembuluh darah dan membatasi cairan yang masuk ke mata. Kondisi ini bisa mengubah bentuk lensa dan mata.
Kabar baiknya, gejala ini reversibel (dapat kembali normal) seiring dengan berkurangnya kadar gula darah hingga batas wajar. Namun, bila gula darah tetap tinggi kelainan pada mata ini bisa berujung pada kebutaan permanen.
6 | Masalah kulit
Diabetes mememgaruhi sirkulasi darah, dan membuat kelenjar keringat mengalami disfungsional, sehingga membuat kulit menjadi bersisik, terasa gatal, kering, dan iritasi. Gejala yang satu ini cukup sulit dideteksi sebagai diabetes, karena banyak penyebab lain yang membuat kulit bermasalah seperti ini.
7 | Kelelahan dan cepat emosi
Rasa lelah ini muncul bukan tanpa sebab. Ketika tidur, penderita diabetes akan tidak nyaman dengan kondisi tubuhnya. Kerap kali bangun untuk berkemih dan minum air, sehingga proses tidur terganggu alias tidak berkualitas. Keesokan harinya tubuh mengalami kelelahan dan tak jarang mengundang emosi.
8 | Rasa haus
Tadi telah disebutkan bahwa ciri-ciri penderita diabetes adalah sering buang air kecil. Peningkatan dorongan untuk berkemih akan memengaruhi cairan yang berada di dalam tubuh, sehingga mengakibatkan dehidrasi. Tubuh yang kekurangan cairan akan memberikan respon berupa rasa haus dengan tujuan mengembalikan cairan yang hilang.
9 | Proses pemulihan luka yang lambat
Terdapatnya luka ketika kondisi tubuh sedang tidak baik, seperti kelebihan gula darah membuat sistem imun atau kekebalan tubuh menjadi tidak normal. Hal ini tentu mempengaruhi laju pemulihan luka atau memar, akan memakan waktu lebih lama dari biasanya.
10 | Gangguan pada gusi
Dari kejadian-kejadian yang sudah berlalu, penderita diabetes lebih rentan mengalami kerusakan gusi. Seperti misalnya gusi menjadi merah, mengalami pembengkakan, dan iritasi. Bahkan ada yang merasakan gusinya menyusut dari gigi dan terjadilah infeksi gusi.
11 | Infeksi jamur
Diabetes memengaruhi sistem kekebalan tubuh penderitanya. Tubuh akan rentan terhadap serangan berbagai bakteri dan jamur (candida). Semakin banyak jumlah bakteri atau jamur yang masuk ke dalam tubuh selama sistem imun tidak siap untuk membentengi tubuh. Jika sudah demikian, contoh masalah yang patut diwaspadai, khususnya bagi wanita adalah mengalami keputihan akibat infeksi candida (jamur).
Gejala penyakit diabetes yang muncul tidak menunjukkan tanda-tanda adanya kelainan yang serius pada tubuh, sehingga sering diabaikan. Memudahkan Anda untuk bisa mengetahui penyakit  diabetess sejak dini maka Anda perlu melakukan pengecekan kadar gula dalam darah secara rutin. Sekarang melakukan cek kadar gula pun semakin terjangkau dan bahkan ada yang gratis. Semakin cepat dan mengetahui keberadaan penyakit diabetes dan pencegahannya serta pengobatan akan menjadi semakin mudah.

Kenapa Pengobatan Penyakit Diabetes dan Pencegahannya dengan Obat Herbal?

Pengobatan medis yang diberikan pada penderita penyakit diabetes belum mampu mengatasi penyakit ini secara tuntas. Dengan  begitu efek pengobatan yang diberikan pun hanya bersifat sementara. Akibatnya penderita menjadi tergantung pada pengobatan yang ada tersebut. Inilah yang seharusnya dihindari karena penggunaan obat dalam jangka waktu yang lama pun tidak akan mampu mengatasi penyakit kencing manis yang diderita
Mengingat pengobatan medis belum secara menyeluruh mampu mengatasi diabetes, maka wajar saja jika sebagian besar penderita beralih ke metode pengobatan herbal. Salah satu alasan mengapa mereka beralih ke jenis pengobatan herbal ini adalah karena pengobatan herbal terbukti aman karena menggunakan bahan herbal alami sebagai komposisinya. Selain itu dengan bahan bahan herbal yang dipakai, obat herbal tidak menyebabkan ketergantungan dan efek samping.


Selasa, 13 Januari 2015

o​uija 2014



Toko obat herbal 23 merupakan agen penjualan resmi berbagai produk obat herbal alami, untuk mengatasi berbagai macam penyakit baik penyakit yang sifatnya ringan maupun penyakit berat. Kami fokus memberikan informasi kesehatan kepada masyarakat luas dengan pendekatan pengobatan dengan obat herbal murah sesuai dengan warisan leluhur nenek moyang kita yang selalu mengedepankan pengobatan secara herbal alami. Obat Herbal Alami yang kami tawarkan adalah obat herbal murah, aman dan ampuh menyembuhkan berbagai penyakit tanpa operasi dan tanpa efek samping negatif, dengan tujuan untuk membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia yang lebih baik.

Melalui website Toko obat herbal 23 kami tidak membatasi menjual satu produk obat herbal murah K-Muricata sebagai obat andalan kami, tetapi kami juga menyediakan obat herbal murah lain yang tidak kalah kualitasnya dengan produk andalan kami. Sebut saja Obat herbal Amazon Plus, perpaduan dari 6 jenis buah-buahan pilihan yang terdiri dari buah Acai Berry, Zaitun hydroxytyrosol, Kulit manggis, Grape, Tomat dan lain-lain. Produk Amazon Plus sangat cocok untuk pengobatan penyakit jantung secara herbal. Begitu juga dengan produk obat herbal Amazon berries, terbuat dari buah-buahan yang mempunyai kandungan antioksidan dengan nilai ORAC tertinggi, sangat baik untuk mengobati penyakit stroke, darah tinggi, ginjal, diabetes, dan lain-lain.

Obat Stroke Tradisional

Pengobatan Diabetes Kering Herbal

Pengertian Tentang Abses Payudara

Pengobatan Alami Benjolan Di Payudara

Pantangan Makanan Penderita Benjolan Di Payudara